Kapan majunya ?

Saya tahu persis para pemilik perusahaan besar di Indonesia (baca konglomerat) mengandalkan kekuatan pundi-pundi mereka dengan trading forex, di Indonesia selalu dikenal sebagai mainan orang kaya. Miris lihatnya yang kaya semakin kaya.

Dengan semangat atau dengan bodohnya menawarkan kepada para konglomerat itu untuk mengijinkan anak buahnya belajar forex, ah…jawabannya sudah diduga sich, mereka tahu bagaimana “enaknya” menekuni trading forex, dan khawatir tidak ada yang mau bekerja lagi.

Kadang kalau sudah begini, biarlah saya maju sendiri, tapi begitu baca teman-teman yang tadinya nol jadi paham, semangat lagi.

Ini alasan saya mengajarkan Kevin sejak 2 SMA melek trading forex, emaknya ngirit sekali dan terbukti dia tidak jadi malas sekolah walau uangnya sudah banyak.

Belajar gratis, maju bersama.

#tradingalanid

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *